Business Process
First
of all, business process.. what is that?Is that something important?Actually this
knowledge needed by many manufactures or companys..why?Because, business process
align operations with business strategy,
it means requires changes in the operations and in how people
perform their work.Also, it will Improve Process
Communication too.Many people just know how to do business.But in fact, they
don’t know how to work and what to do.With, this knowledge, we can improve our
communication to upline and downline, describing many ways to solve problems,
etc.Then, what else?Let’s check it in this essay..
Proses bisnis
adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan
terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah
tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan
tertentu. Menurut Davenport (1993) proses bisnis adalah “aktivitas yang
terukur dan terstruktur untuk memproduksi output tertentu untuk kalangan
pelanggan tertentu. Terdapat di dalamnya penekanan yang kuat pada “bagaimana”
pekerjaan itu dijalankan di suatu organisasi, tidak seperti fokus dari produk
yang berfokus pada aspek “apa”. Suatu proses oleh karenanya merupakan urutan
spesifik dari aktivitas kerja lintas waktu dan ruang, dengan suatu awalan dan
akhiran, dan secara jelas mendefinisikan input dan output.”
Suatu
manajemen proses bisnis yang baik akan menghasilkan keberhasilkan bagi yang
menjalankannya.Karena, proses bisnis yang sempurna akan memiliki Operating Events,
yaitu: aktivitas yang dilaksanakan di dalam proses bisnis untuk menyediakan
barang dan
jasa untuk konsumen. Kemudian adanya Information Events yang mencakup tiga aktivitas : merekam data tentang kejadian operasi, pemeliharaan data referensi yang penting untuk organisasi, dan melaporkan informasi yang dibutuhkan untuk manajemen dan pengambil keputusan yang lain.Yang terakhir, Decision/Management Events atau membuat keputusan tentang perencanaan, pengawasan dan evaluasi proses bisnis.Evaluasi diperlukan agar kedepannya perusahaan atau lembaga-lembaga yang melaksanakan proses bisnis bisa berkembang dan menyelesaikan masalah yang timbul saat terjadi kondisi yang tidak diinginkan.
jasa untuk konsumen. Kemudian adanya Information Events yang mencakup tiga aktivitas : merekam data tentang kejadian operasi, pemeliharaan data referensi yang penting untuk organisasi, dan melaporkan informasi yang dibutuhkan untuk manajemen dan pengambil keputusan yang lain.Yang terakhir, Decision/Management Events atau membuat keputusan tentang perencanaan, pengawasan dan evaluasi proses bisnis.Evaluasi diperlukan agar kedepannya perusahaan atau lembaga-lembaga yang melaksanakan proses bisnis bisa berkembang dan menyelesaikan masalah yang timbul saat terjadi kondisi yang tidak diinginkan.
Lalu,
ada beberapa karakteristik yang harus dimiliki suatu proses bisnis, seperti: definitif,
atau memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.Apa maksudnya? Ibarat
suatu program komputer, agar bisnis bisa diproses maka haris memiliki input,
proses dan output.Contohnya: Pak Adi ingin berjualan mie ayam.Agar bisnisnya
berjalan lancer, tentu ia harus memiliki modal dan menajemen dagangannya agar
kalau bisa habis terjual.Bagaimana caranya?Ia harus merencanakan berapa mangkok
mie yang akan dia buat dan berbelanja bahan-bahan di pasar, termasuk sudah
menyiapkan gerobak untuk berjualan.Disini, kita bisa melihat kalau Pak Adi
sudah memiliki batasan, yaitu banyaknya mangkok mie yang akan dijual.Inputnya
adalah bahan-bahan untuk berjualan termasuk gerobak,dll.Sedangkan outputnya mie
ayam yang sudah jadi dan Pak Adi tinggal menarik konsumen untuk membelinya.Kenapa
ini diperlukan?Jika tak ada batasan misalnya, kita bisa saja merencanakan
membeli mie berlebih yang hanya akan membuat mubazir, apalagi mie ini bersifat ready
stock dan mudah basi.Jika basi dan tidak bisa dijual, tentu hal ini akan mereduksi
anggaran dan membuat defisit bukan?
Suatu proses bisnis juga harus berurut.Kita
tidak boleh melakukan bisnis sesuka kita, kalau ada klien buru-buru membuat produk.Tak ada pesanan?Tak
ada barang…Hal ini mungkin berlaku jika perusahaan menerapkan sistem just-in
time, itu juga harus terlatih dan profesional.Sistem yang tidak bisa
dikejar-kejar oleh waktu dan memiliki waktu urutan panjang dan tidak bisa
diselak layaknya FIFO(First In First Out), sebaiknya tidak memberlakukan just-in
time.Lalu, keuntungan lainnya adalah untuk mendapatkan pelanggan.Perusahaan
yang menerapkan manajemen proses bisnis dengan baik, sistemnya akan
terautomatisasi dan membuat produknya tepat waktu dan jarang cacat.Selain itu,
proses bisnis yang mengakomodasi komunikasi yang baik juga akan banyak menarik
klien dan pelanggan.Hal ini membuat sirkulasi bisnis lancar dan anggaran
surplus.
Apa bedanya kayu jati
mentah dengan kursi dari kayu jati?Tentunya pada penampilan dan
kegunaannya.Setelah menjadi fixed good, kayu jati yang dipandang sebelah mata
dan tidak memiliki fungsi akan bisa digunakan untuk duduk, bahkan tidur.Itulah
guna proses bisnis, member nilai tambah pada barang mentah.Barang yang telah
jadi ini tentu akan banyak menarik minat pembeli.Apalagi, jika barang itu
memiliki kelebihan atau keungugulan lain.Seperti memmpercantik ruangan, atau
bisa dimodifikasi menjadi kasur, mungkin?Ini juga fungsi lain BPM(Business
Process Management), adanya fungsi silang atau beberapa fungsi yang menambah
efisien.
Sering kali pemilik proses,
yaitu orang yang bertanggung jawab terhadap kinerja dan pengembangan berkesinambungan
dari proses, juga dianggap sebagai suatu karakteristik proses bisnis.Yang
jelas, telah terbukti bahwa proses bisnis adalah suatu esensi yang tak bisa
dipisahkan dari bisnis itu sendiri.Lebih baik menerapkan dengan konsisten
daripada luntang-lantung menjalani bisnis tanpa pegangan yang jelas
bukan?Inilah yang banyak membuat bisnis gagal, suka uji coba dan aji mumpung
tanpa memiliki ilmu dalam berbisnis.Juga, karena tidak memonitoring perkembangan bisnis.Jadi, ilmu ini sangat membantu bagi kita
yang ingin berbisnis.
gambar sirkulasi proses bisnis
Referensi =
1. Singh, Deepak.” Business Analyst
Articles: Business Analysis & Systems Analysis.” http://www.modernanalyst.com/Resources/Articles/tabid/115/Default.aspx?ArticleType=ArticleView&ArticleID=1728(diakses
tanggal 15 September 2012).
2. Dwi Indriani, Yulia.” Business Analysis.” http://jul1a_indria.staff.ipb.ac.id/2011/04/21/business-analysis/(diakses tanggal 15 September 2012).

tambahkan referensi lagi. buat kajian dari jurnal penelitian terkini.
BalasHapus