Minggu, 16 September 2012

A Business Process


First of all, business process.. what is that?Is that something important? Actually this knowledge needed by many manufactures or companys..why?Because, business process  align operations with business strategy, it means requires changes in the operations and in how people perform their work.Also, it will Improve Process Communication too.Many people just know how to do their work in instant.But in fact, they don’t know how is business circulation and what is business process.With, this knowledge, we can improve our communication to upline and downline, describing many ways to solve problems, etc.Then, what else?Let’s check it in this essay..
            Proses adalah urutan pelaksanaan atau kejadian yang terjadi secara alami atau didesain, mungkin menggunakan waktu, ruang, keahlian atau sumber daya lainnya, yang menghasilkan suatu hasil.Proses bisnis adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu. Menurut Davenport (1993) proses bisnis adalah “aktivitas yang terukur dan terstruktur untuk memproduksi output tertentu untuk kalangan pelanggan tertentu. Terdapat di dalamnya penekanan yang kuat pada “bagaimana” pekerjaan itu dijalankan di suatu organisasi, tidak seperti fokus dari produk yang berfokus pada aspek “apa”. Suatu proses oleh karenanya merupakan urutan spesifik dari aktivitas kerja lintas waktu dan ruang, dengan suatu awalan dan akhiran, dan secara jelas mendefinisikan input dan output.”
            Setiap solusi Manajemen Proses Bisnis (BPM) memiliki empat komponen utama:
  Pemodelan(mendefinisikan dan mendesain struktur dari setiap proses bisnis secara grafis)
  Pengintegrasian(menghubungkan setiap elemen dalam proses sehingga elemen-elemen    tersebut dapat saling berkolaborasi dan bertukar informasi untuk menyelesaikan tujuannya.)
  Pengawasan(mengawasi dan mengontrol performansi dari proses bisnis yang sedang berjalan)
  Optimalisasi(menganalisa dan memonitor suatu proses bisnis)
Suatu proses bisnis yang baik akan menghasilkan keberhasilkan bagi yang menjalankannya.Karena, proses bisnis yang sempurna akan memiliki Operating Events, yaitu: aktivitas yang dilaksanakan di dalam proses bisnis untuk menyediakan barang dan
jasa untuk konsumen. Kemudian adanya Information Events  yang mencakup tiga aktivitas : merekam data tentang kejadian operasi, pemeliharaan data referensi yang penting untuk organisasi, dan melaporkan informasi yang dibutuhkan untuk manajemen dan pengambil keputusan yang lain.Yang terakhir,  Decision/Management Events atau membuat keputusan tentang perencanaan, pengawasan dan evaluasi proses bisnis.Evaluasi diperlukan agar kedapannya perusahaan atau lembaga-lembaga yang melaksanakan proses bisnis bisa berkembang dan menyelesaikan masalah yang timbul saat terjadi kondisi yang tidak diinginkan.
            Lalu, ada beberapa karakteristik yang harus dimiliki suatu proses bisnis, seperti: definitif, atau memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.Apa maksudnya? Ibarat suatu program komputer, agar bisnis bisa diproses maka haris memiliki input, proses dan output.Contohnya: Pak Umar memiliki bisnis advertising.Agar bisnisnya berjalan lancer, tentu ia harus memiliki modal dan manajemen agar bisnisnya tidak mandate di tengah jalan karena habis modal.Bagaimana caranya?Ia harus merencanakan berapa anggaran yang tersedia dan menyesuaikan dengan peralatan yang ia butuhkan untuk memulai bisnis, terutama komponen penting seperti computer, sumber daya manusia dan hasil iklan yang akan dipresentasikan.Disini, kita bisa melihat kalau Pak Adi sudah memiliki batasan, yaitu banyaknya anggaran, sumber daya manusia sebagai pegawai, dll untuk menghasilkan output iklan yang menarik untuk dipresentasikan pada klien..Kenapa ini diperlukan?Jika tak ada batasan misalnya, kita bisa saja memperkerjakan pegawai yang berlebihan yang hanya akan mengurangi anggaran dana bisnis yang seharusnya berputar karena terpakai membayar gaji karyawan.Suatu proses bisnis bisnis yang baik, tentu memerlukan penanganan yang baik pula.
Suatu proses bisnis juga harus berurut.Kita tidak boleh melakukan bisnis sesuka kita, bisnis yang akan berjalan tentu dimulai dari desain, modeling, berlanjut ke eksekusi, monitoring baru optimisasi untuk berkembangnya bisnis.Sistem yang benar tidak bisa dikerjakan dengan urutan yang salah, seperti: memiliki wacana membuat iklan produk minuman tanpa tahu merek minuman yang akan didesain lalu langsung monitoring.Proses bisnis layaknya FIFO(First In First Out) memiliki yang berurut dan tidak bisa diselak.Perusahaan yang menerapkan manajemen proses bisnis dengan baik, sistemnya akan terautomatisasi dan membuat produknya tepat waktu dan jarang cacat.Selain itu, proses bisnis yang mengakomodasi komunikasi yang baik juga akan banyak menarik klien dan pelanggan.Hal ini membuat sirkulasi bisnis lancar dan anggaran surplus.
Karakteristik lain dari proses bisnis ialah memberi nilai tambah.Dengan proses barang itu memiliki kelebihan atau keunggulan lain.Seperti mempercantik, atau bisa dengan modifikasi.Apalagi, dengan adanya fungsi silang atau beberapa fungsi yang menambah efisien.Karakteristik lainnya adalah saling terkait.Karena berurutan dan membentuk sirkulasi, otomatis prosesnya akan saling terkait.
Sering kali pemilik proses, yaitu orang yang bertanggung jawab terhadap kinerja dan pengembangan berkesinambungan dari proses, juga dianggap sebagai suatu karakteristik proses bisnis.Yang jelas, telah terbukti bahwa proses bisnis adalah suatu esensi yang tak bisa dipisahkan dari bisnis itu sendiri.

Referensi:

1. Singh, Deepak.” Business Analyst Articles: Business Analysis & Systems Analysis.” http://www.modernanalyst.com/Resources/Articles/tabid/115/Default.aspx?ArticleType=ArticleView&ArticleID=1728(diakses tanggal 15 September 2012).

2. Dwi Indriani, Yulia.” Business Analysis.” http://jul1a_indria.staff.ipb.ac.id/2011/04/21/business-analysis/(diakses tanggal 15 September 2012).


1 komentar: