Sabtu, 15 September 2012

Business Process, an important process


Business Process
            First of all, business process.. what is that?Is that something important?Actually this knowledge needed by many manufactures or companys..why?Because, business process  align operations with business strategy, it means requires changes in the operations and in how people perform their work.Also, it will Improve Process Communication too.Many people just know how to do business.But in fact, they don’t know how to work and what to do.With, this knowledge, we can improve our communication to upline and downline, describing many ways to solve problems, etc.Then, what else?Let’s check it in this essay..
            Proses bisnis adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu.   Menurut Davenport (1993) proses bisnis adalah “aktivitas yang terukur dan terstruktur untuk memproduksi output tertentu untuk kalangan pelanggan tertentu. Terdapat di dalamnya penekanan yang kuat pada “bagaimana” pekerjaan itu dijalankan di suatu organisasi, tidak seperti fokus dari produk yang berfokus pada aspek “apa”. Suatu proses oleh karenanya merupakan urutan spesifik dari aktivitas kerja lintas waktu dan ruang, dengan suatu awalan dan akhiran, dan secara jelas mendefinisikan input dan output.”
            Suatu manajemen proses bisnis yang baik akan menghasilkan keberhasilkan bagi yang menjalankannya.Karena, proses bisnis yang sempurna akan memiliki Operating Events, yaitu: aktivitas yang dilaksanakan di dalam proses bisnis untuk menyediakan barang dan
jasa untuk konsumen. Kemudian adanya Information Events  yang mencakup tiga aktivitas : merekam data tentang kejadian operasi, pemeliharaan data referensi yang penting untuk organisasi, dan melaporkan informasi yang dibutuhkan untuk manajemen dan pengambil keputusan yang lain.Yang terakhir,  Decision/Management Events atau membuat keputusan tentang perencanaan, pengawasan dan evaluasi proses bisnis.Evaluasi diperlukan agar kedepannya perusahaan atau lembaga-lembaga yang melaksanakan proses bisnis bisa berkembang dan menyelesaikan masalah yang timbul saat terjadi kondisi yang tidak diinginkan.
            Lalu, ada beberapa karakteristik yang harus dimiliki suatu proses bisnis, seperti: definitif, atau memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.Apa maksudnya? Ibarat suatu program komputer, agar bisnis bisa diproses maka haris memiliki input, proses dan output.Contohnya: Pak Adi ingin berjualan mie ayam.Agar bisnisnya berjalan lancer, tentu ia harus memiliki modal dan menajemen dagangannya agar kalau bisa habis terjual.Bagaimana caranya?Ia harus merencanakan berapa mangkok mie yang akan dia buat dan berbelanja bahan-bahan di pasar, termasuk sudah menyiapkan gerobak untuk berjualan.Disini, kita bisa melihat kalau Pak Adi sudah memiliki batasan, yaitu banyaknya mangkok mie yang akan dijual.Inputnya adalah bahan-bahan untuk berjualan termasuk gerobak,dll.Sedangkan outputnya mie ayam yang sudah jadi dan Pak Adi tinggal menarik konsumen untuk membelinya.Kenapa ini diperlukan?Jika tak ada batasan misalnya, kita bisa saja merencanakan membeli mie berlebih yang hanya akan membuat mubazir, apalagi mie ini bersifat ready stock dan mudah basi.Jika basi dan tidak bisa dijual, tentu hal ini akan mereduksi anggaran dan membuat defisit bukan?
Suatu proses bisnis juga harus berurut.Kita tidak boleh melakukan bisnis sesuka kita, kalau ada klien   buru-buru membuat produk.Tak ada pesanan?Tak ada barang…Hal ini mungkin berlaku jika perusahaan menerapkan sistem just-in time, itu juga harus terlatih dan profesional.Sistem yang tidak bisa dikejar-kejar oleh waktu dan memiliki waktu urutan panjang dan tidak bisa diselak layaknya FIFO(First In First Out), sebaiknya tidak memberlakukan just-in time.Lalu, keuntungan lainnya adalah untuk mendapatkan pelanggan.Perusahaan yang menerapkan manajemen proses bisnis dengan baik, sistemnya akan terautomatisasi dan membuat produknya tepat waktu dan jarang cacat.Selain itu, proses bisnis yang mengakomodasi komunikasi yang baik juga akan banyak menarik klien dan pelanggan.Hal ini membuat sirkulasi bisnis lancar dan anggaran surplus.
Apa bedanya kayu jati mentah dengan kursi dari kayu jati?Tentunya pada penampilan dan kegunaannya.Setelah menjadi fixed good, kayu jati yang dipandang sebelah mata dan tidak memiliki fungsi akan bisa digunakan untuk duduk, bahkan tidur.Itulah guna proses bisnis, member nilai tambah pada barang mentah.Barang yang telah jadi ini tentu akan banyak menarik minat pembeli.Apalagi, jika barang itu memiliki kelebihan atau keungugulan lain.Seperti memmpercantik ruangan, atau bisa dimodifikasi menjadi kasur, mungkin?Ini juga fungsi lain BPM(Business Process Management), adanya fungsi silang atau beberapa fungsi yang menambah efisien.
Sering kali pemilik proses, yaitu orang yang bertanggung jawab terhadap kinerja dan pengembangan berkesinambungan dari proses, juga dianggap sebagai suatu karakteristik proses bisnis.Yang jelas, telah terbukti bahwa proses bisnis adalah suatu esensi yang tak bisa dipisahkan dari bisnis itu sendiri.Lebih baik menerapkan dengan konsisten daripada luntang-lantung menjalani bisnis tanpa pegangan yang jelas bukan?Inilah yang banyak membuat bisnis gagal, suka uji coba dan aji mumpung tanpa memiliki ilmu dalam berbisnis.Juga, karena tidak memonitoring perkembangan bisnis.Jadi, ilmu ini sangat membantu bagi kita yang ingin berbisnis.

gambar sirkulasi proses bisnis
Referensi = 
1. Singh, Deepak.” Business Analyst Articles: Business Analysis & Systems Analysis.” http://www.modernanalyst.com/Resources/Articles/tabid/115/Default.aspx?ArticleType=ArticleView&ArticleID=1728(diakses tanggal 15 September 2012).
2. Dwi Indriani, Yulia.” Business Analysis.” http://jul1a_indria.staff.ipb.ac.id/2011/04/21/business-analysis/(diakses tanggal 15 September 2012). 

1 komentar: